My New Baby >> Nuraya Hijab Store

Bismillah, akhirnya saya membuat blog toko online khusus kerudung juga.Lebih enak mengupdate produk terbaru via blog dan pengunjung web pun lebih mudah memilih, jadi nanti ke pelanggan tinggal saya kasih link blognya saja yaitu :

facebook.com/NurayaHijabStore

Semoga saya bisa istiqamah berdagang dengan bahan-bahan berkualitas dengan harga semurah mungkin 😀

Sedikit sejarah tentang pemilihan kata Nuraya terispirasi dari sebuah merk tas di Thailand. Entah kenapa saya suka mendengar kata “Naraya”.  Dan pemberian nama itu bisa dibilang dadakan (yang penting ada nama ><)

Seiring berjalannya waktu maka karena satu dan lain hal nama Naraya resmi diubah menjadi “Nuraya”.

Dengan link toko : https://www.facebook.com/NurayaHijabStore

Silahkan mampir ya teman, kerudung yang saya produksi harga dijamin bersaing karena produksi sendiri dan skala produksi per motif amat sedikit jadi (lumayan) gak pasaran 🙂

Lain ladang lain belalang, lain lubuk lain ikannya ^_^ Padang – Bandung – Jakarta

QS an-Nuur:31 yang artinya “Dan katakanlah (hai Muhammad) kepada wanita-wanita yang beriman, “Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya…” (http://quran.com/24/31)

Dari Abu Hurairah r.a., Nabi saw bersabda : “Tercatat atas anak Adam nasibnya dari perzinaan dan dia pasti mengalaminya. Kedua mata zinanya melihat, kedua telinga zinanya mendengar, lidah zinanya berbicara, tangan zinanya memegang dengan keras, kaki zinanya melangkah (berjalan) dan hati yang berhasrat dan berharap. Semua itu dibenarkan (direalisir) oleh kemaluan atau didustakannya (digagalkannya).” (HR Bukhari)

Pertama kali saya merasakan tinggal tidak di rumah sendiri atau lebih tepatnya menyewa paviliun yaitu pada saat pertama kali hijrah ke kota Bandung tahun 2004. Namun karena kontrakan si pemilik paviliun habis saya pun harus pindah ke yang namanya kos-kosan.

Kosan pertama, masih banyak tamu2 laki-laki tak diundang dan ribut pula. Kosan kedua, sama saja malah tamu laki-laki bebas lalu lalang ke kamar tetangga kosan sehingga sama tidak nyamannya dengan kos pertama. Kosan ketiga dan terakhir di Bandung, nah inilah kosan yang bebas dari yang namanya laki-laki asing karena si pemilik rumah tegas dan tetangga kosan pun anak baik-baik semua. Jadi saya betah.

Pindah ke Jakarta, kosan pertama cukup nyaman karena = kosan terakhir di Bandung, bebas laki-laki asing. Namun karena jauh dari kantor, kamar kecil dan panas, air suka mati akhirnya pindah lah ke kosan kedua (sekarang). Kekurangan kosan ini satu saja, pemilik kos tidak komit dan tegas dengan yang namanya batas tempat dan jam bertamu laki-laki. Jadi setiap hari ada 1-2 kamar yang sudah jadi basecamp para tetamu laki-laki asing yang banyak ini. Jam bertamu mereka pun jam 9 malam ke atas. Sungguh inconsiderate dan kurang peka. Harusnya kita sebagai wanita, apapun agama kita, bisa menjaga etika yang satu ini. Kamar menurut saya daerah paling privacy bagi wanita. Kalo kamar ini boleh saja bebas dimasuki laki2 asing menurut saya wanita kurang bijak menjaga sesuatu yang wajib dia jaga kerahasiaannya. Entah mungkin saya berpendapat begini karena saya muslimah dimana adab pergaulan dengan laki-laki yang bukan mahram tidak bisa sembarangan seperti orang-orang Jakarta ini.

Sungguh sulit hidup bersama-sama dengan orang yang jauh berbeda pola pikirnya dengan kita 🙂

Attempt#2 Spaghetti (Masakan Restoran-Italy)

Sejarahnya saya belajar masak spaghetti yaitu pada saat kos di kos-an kedua saat kuliah di Bandung. Jadi kami anak-anak sekosan yang jumlahnya cuma 5 orang patungan beli bahan-bahan di pasar simpang dago Bandung dan masak bareng-bareng di dapur kosan yang cukup gede sembari mengobrol. Seru, enak dan hemat. Namun karena udah lama ga masak spaghetti ini jadi lupa lagi deh resep paling pas-nya, terpaksa searching google dan saya pikir rasanya lumayan mirip dengan yang lama. Honestly tetap penasaran sama resep lama yang mudah-mudahan masih tersimpan di PC jadul di rumah. Harus sering dicoba lagi biar dapat resep terbaik :).

SPAGHETTI

Bahan-bahan :

1. Pasta Spaghetti secukupnya (cukup rebus sesuai kebutuhan saat mau dimakan aja).

2. Daging sapi 100-150 gram dicincang (kalo digiling jadi lengket dan susah dimasak ).

3. Bawang putih 2 siung, haluskan.

4. Bawang bombay 1/2 buah, iris2.

5. Tomat 1 buah, potong dadu.

6. Garam.

7. Merica (kalo suka).

8. Minyak Goreng.

9. 1 SDM Tepung maizena, larutkan dengan Âą1/3 gelas belimbing air.

10. Saus tomat dan saus cabe kemasan.

11. Keju (kalo suka), parut.

Cara membuat saus :

  • Panaskan minyak goreng secukupnya (cukup untuk menumis bawang dan daging mentah).
  • Tumis bawang putih, bawang bombay dan daging hingga daging cukup kelihatan matang.
  • Masukan tomat, saus tomat, saus cabe kemasan dan larutan tepung maizena.
  • Aduk-aduk, tambahkan garam dan merica secukupnya.
  • Aduk sampai matang (boleh dicicipi dulu buat ngetes saus sudah eatable :P)

Cara membuat pasta spaghetti :

  • Panaskan air untuk merebus pasta.
  • Tambahkan 1 SDM minyak goreng dan sedikit garam, sambil menunggu air mendidih.
  • Masukkan pasta spaghetti (bisa pasta jenis lain sih) sesuai kebutuhan saat mau dimakan.
  • Aduk-aduk sampai pasta melunak sempurna, kira-kira 5-10 menit.
  • Saring rebusan pasta, pasta pun siap dihidangkan bersama saus.
  • Tambahkan parutan keju di atas saus (jika suka).

SELAMAT MENCOBA =)

IMAG1913 IMAG1915 IMAG1917 IMAG1918 IMAG1919

Aku Tak Bisa Hidup Tanpamu

Sering kita mendengar lirik lagu yang “me-encourage” kita untuk diperbudak cinta. Salah satu kalimat yang paling populer dan diulang di beberapa lagu ‘galau’ baik secara gamblang maupun tersirat yaitu:

“Aku tak bisa hidup tanpamu”.

Memang ini cuma lirik lagu yang tidak selalu akan kita praktek-kan di kehidupan nyata, namun jika lagu yang sama kita dengar berkali-kali setiap hari, otomatis otak kita akan tercuci juga bukan? Apalagi bagi orang yang lagi brokenhearted, wah mendengar lagu berlirik ini bisa makin deras airmatanya :D.

Ok, I have some questions buat orang-orang yang sedang dimabuk cinta namun FAKTA-nya ga mungkin bersatu tapi tetap aja belum move on dan membiarkan dirinya sendiri terpuruk di kesedihan tanpa ujung (halah2 bahasanyo), yakin nih kamu tak bisa lagi hidup tanpanyaww?? :

1. Buat bernafas manusia normal butuh oksigen. My Q : apakah pacar/gebetan/mantan-mu yang menyediakan oksigen itu? Tidak.

2. Biar bisa tetap beraktivitas manusia butuh tempat tinggal untuk istirahat, makanan, minuman, hiburan dst. My Q : apakah pacar/gebetan/mantan-mu yang menyediakan semua itu? Tidak.

3. Kamu butuh sosialisasi, butuh teman curhat, butuh sahabat yang menerimamu apa adanya. My Q : apakah pacar/gebetan/mantan-mu bisa menyediakan semua itu? Tidak. Karena dia juga punya kehidupan/kesibukan sendiri sehingga ga mungkin donk 24 jam dia bisa nemenin kamu. Orang yang suami istri saja ga selalu bersama apalagi kalo cuma kekasih. Justru kamu harus bisa cari teman yang banyak, biar kalo yang satu berhalangan kamu masih bisa menghubungi yang lain :P. Tapi yang paling paten adalah curhat ke penciptamu sendiri yaitu Tuhan. Perbanyak ilmu tentang sifat-sifat Tuhan dan apa yang dimau Tuhan dari kamu. Kalo kamu sudah ‘dekat’ dengan Tuhan, percaya deh hidupmu akan terasa lebih ringan dan semangat!

Lalu kamu bilang, cinta itu tak ada logika (tanpa alasan yang bisa diterima akal). Bullsh*t kalo ga ada logika. Kamu menyukai atau tertarik ke seseorang pasti ada sebabnya. Entah karena dia cantik, ganteng, imut, cool, baik, kaya, pintar, terkenal, terpandang, soleh/ah dan bejibun alasan lainnya jadi mustahil ada orang yang menyukai sesuatu tanpa alasan/logika.

Karena cinta itu sudah pasti pake logika, maka melupakan cinta (lama) juga pake logika.

Logika pertama, cinta bertepuk sebelah tangan. Yang namanya jodoh tidak akan pernah bertepuk sebelah tangan. Jadi percuma kamu meraung2 (mulai lebay), menangis berhari-hari begitu tau kekasihmu sudah tak cinta lagi, itu tandanya kalian tidak jodoh. Atau kamu lebih rela dia berpura-pura mencintaimu tanpa ada keikhlasan gitu? Daripada dia jujur ke dirinya sendiri dan kamu.

Logika kedua, sumber kebahagiaan adalah dirimu sendiri. You are what you think you are. Awal-awal mungkin kamu akan sedih menerima kenyataan. Ok, lepaskan saja uneg-uneg dan tangismu tapi jangan berlarut-larut. Cari kesibukan lain yang kamu suka. Hibur dan cintai dirimu sendiri. Siapa lagi yang bisa membahagiakan kita kalau bukan diri kita sendiri. Atau kalau nggak kamu “mengadu” ke ortu/keluarga dekat yang sudah pasti akan memberi comfort tanpa batas buatmu.

Logika ketiga, kasihani dirimu. Kasihanilah tubuhmu ini, gara-gara pemikiranmu yang (sempit?) tentang dunia dan berbagai masalahnya, dia jadi sering menangis dan sedih. Badannya jadi letih karena kurang tidur dan asupan makanan.

Logika keempat, perbaiki dirimu. Harusnya kamu berterima kasih kepada yang telah meninggalkanmu. Dengan begitu kamu akan lebih termotivasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan mendapatkan jodoh yang tentunya lebih baik pula (InsyaAllah^^). Setiap kejadian sudah diatur oleh Tuhan, mungkin kata Tuhan cinta lama-mu kurang keren dan Tuhan ingin menggantinya dengan yang jauh lebih keren. Gimana cara dapetin yang lebih keren? Ya tambah lagi level ke-keren-anmu dengan menambah ilmu (terutama ilmu agama) dan wawasan serta pergaulan yang baik ^^. CMIIW.

Luruskan AQIDAH Hidupkan SUNNAH

Pernahkah Anda menangis -dalam keadaan sendirian- karena takut siksa Allâh Ta’ala? Ketahuilah, sesungguhnya hal itu merupakan jaminan selamat dari neraka. Menangis karena takut kepada Allâh Ta’ala akan mendorong seorang hamba untuk selalu istiqâmah di jalan-Nya, sehingga akan menjadi perisai dari api neraka. Nabi Shallallâhu ‘Alaihi Wasallam bersabda:

“Tidak akan masuk neraka seseorang yang menangis karena takut kepada Allâh sampai air susu kembali ke dalam teteknya. Dan debu di jalan Allâh tidak akan berkumpul dengan asap neraka Jahannam”. [HR. at-Tirmidzi, no. 1633, 2311; an-Nasâ‘i 6/12; Ahmad 2/505; al-Hâkim 4/260; al-Baghawi dalam Syarhus Sunnah 14/264.

Syaikh Salîm al-Hilâli hafizhahullâh mengatakan, “Shahîh lighairihi”. Lihat penjelasannya dalam kitab Bahjatun Nâzhirîn Syarh Riyâdhus Shâlihîn 1/517; no. 448)

 

MENGAPA HARUS MENANGIS?

Seorang Mukmin yang mengetahui keagungan Allâh Ta’ala dan hak-Nya, setiap dia melihat dirinya banyak melalaikan kewajiban dan menerjang larangan, akan khawatir dosa-dosa itu akan menyebabkan siksa Allâh Ta’ala kepadanya. Nabi Muhammad Shallallâhu ‘Alaihi Wasallam…

View original post 1,230 more words

Luruskan AQIDAH Hidupkan SUNNAH

Ibnu Al-Utsaimin rahimahullah memaparkan bahwa kata “tauhid”, secara bahasa, adalah kata benda (nomina) yang berasal dari perubahan kata kerja wahhada–yuwahhidu, yang bermakna ‘menunggalkan sesuatu’. Sedangkan berdasarkan pengertian syariat, “tauhid” bermakna mengesakan Allah dalam hal-hal yang menjadi kekhususan diri-Nya. Kekhususan itu meliputi perkara rububiyah, uluhiyah, dan asma’ wa shifat. (Al-Qaul Al-Mufid, 1:5)

Hamad bin ‘Atiq menerangkan bahwa agama Islam disebut sebagai agama tauhid disebabkan agama ini dibangun di atas pondasi pengakuan bahwa Allah adalah Esa dan tiada sekutu bagi-Nya, baik dalam hal kekuasaan maupun tindakan-tindakan. Allah Maha Esa dalam hal Dzat dan sifat-sifat-Nya, tiada sesuatu pun yang menyerupai diri-Nya. Allah Maha Esa dalam urusan peribadahan, tidak ada yang berhak dijadikan sekutu dan tandingan bagi-Nya. Tauhid yang diserukan oleh para nabi dan rasul telah mencakup ketiga macam tauhid ini (rububiyah, uluhiyah, dan asma’ wa shifat). Setiap jenis tauhid adalah bagian yang tidak bisa dilepaskan dari jenis tauhid yang lainnya. Oleh karena itu…

View original post 2,041 more words

Attempt#1 Telur Balado (Masakan Rumahan-Padang)

Kisahnya, beberapa tahun lalu (lupa awal 2008 or 2009?), saya rajin memasak sendiri. Latar belakangnya adalah penyakit misterius yang dikarenakan virus yang asalnya dari makanan yang ga jelas. Jadilah saya dengan motto “the power of kepepet” jadi jago (ngaku2 :D) masak samba lado goreng pake ikan or lauk pauk lainnya, sayur, sop, spaghetti (kalo ini sih belajar dari temen kos yang lama), ayam kecap sampai dendeng balado. Cuma bikin gulai dan rendang yang belum pernah saya coba.

Namun efek sampingnya badan saya jadi gendut >_<, secara itu rajin masaknya udah tingkat2 akhir yang aktivitas kuliah ga gitu padat. Jadilah saya makan nasi + lauk pauk tiap 2-3 jam (abis enak sih haha).

Sekarang 2013 ini saya ingin turun ke dapur alias belajar masak lagi, karena kebetulan di kost-an ada dapur mini di kamar masing-masing. I already start my cooking journey last week with telur balado. Berikut resepnya, gampang banget kok. Ga sampe 1 jam jadi :9.

TELUR BALADO

Bahan-bahan :

1. Cabe merah keriting 1 genggam (sekitar 100-150 gram)

2. Bawang merah 6 buah ukuran kecil;

3. Bawang putih 2 siung kecil;

4. Tomat 1 buah;

5. Garam secukupnya (kira2in aja pake feeling, kalo ntar keasinan tandanya anda bakalan nikah hehew :P)

6. Telur (boleh ganti yang lain)

7. Kentang (boleh ganti yang lain)

8. Minyak goreng

Cara membuat :

  • Rebus telur (app.15-25 menit).

  • Sambil nunggu telur yang direbus, kupas2/ siangin dan cuci deh tuh cabe merah, bawang merah, bawang putih, tomat dan kentang (kentangnya dipotong2 sesuai selera).

  • Haluskan cabe merah, bawang merah, bawang putih dan tomat (pake food processor or manual diulek), tapi ga usah sampe halus bener, tar malah jadi saos :D.

  • Sambil menghaluskan cabe di food processor, goreng kentang yang sudah disiapkan.

  • Dinginkan telur yang sudah matang. Kupas kulitnya dan goreng hingga di permukaan telur ada ‘kulit’nya.

  • Last but not least yang kita tunggu2 >:D, Panaskan sebagian minyak sisa menggoreng2  tadi sebanyak kira2 1/2 gelas belimbing (boleh dikurangi/ditambah sesuai selera).

  • Tumis bumbu cabe yang sudah dihaluskan dengan api SEDANG. Kenapa api sedang? biar perpindahan panasnya merata sehingga cabe matang di saat bersamaan. Sambil nunggu matang aduk-aduk. Ciri-ciri udah matang apa? Kalo kata Sifu alias Ibu saya sih sampe aromanya ga bau cabe mentah lagi. Yah lagi2 harus pake feeling, kalo ga yakin pake jurus “aroma” coba aja cicipi sedikit :P. Kalo rasanya udah ‘make sense’ tanda udah matang.

SELAMAT MENCOBA =)

IMAG1860 IMAG1863 IMAG1874 IMAG1875