Absurd

Kalau boleh saya bertanya, kasus atau kisah cinta beda agama sering berlaku pada daerah mana sih? Sejauh pengalaman saya selama ini hidup di 2 pulau, hanya ada di Pulau Jawa. Kenapa kok Hanung Bramantyo denga naifnya menyeret2 nama kota di luar Pulau Jawa yang termasuk kental pula adat istiadat dan agamanya dengan dalih “idealisme kami bhineka tunggal ika”. Mohon diingat bhineka tunggal ika itu salah satu komponennya suku Padang/Minang bukan? Kalau memang benar idealisme Hanung bhineka tunggal ika, apa begini caranya dengan melukai perasaan manusia-manusia yang menjadi bagian dari bhineka tunggal ika itu sendiri. Orang Padang itu bagi mayoritas penonton Hanung di luar Padang kemungkinan besar pastilah bersuku Minang dan mayoritas penduduk kota Padang asli orang Minangkabau yang sudah pasti muslim/muslimah turun temurun sejak nenek buyut mereka. Jadi apa maksud Hanung sebenarnya? Ingin mengkristenisasi orang Minang atau pure memang naif dan sok tau?. Ironisnya Hanung sendiri seorang muslim, yah mungkin kelasnya setara JIL sehingga pemikirannya aneh. Orang Minang yang keluar dari Islam atau terlibat percintaan/berniat menikah dengan orang selain Islam sama saja minta dikeluarkan dari statusnya sebagai orang Minang (anak di keluarga besarnya).

Pesanku buat Hanung, jangan paksakan misi bhineka tunggal ika versi anda yang mencampuradukkan agama tersebut ke bumi Minang karena Minang itu bukan pulau Jawa. Boleh anda catut kata Padang sesuka anda tapi kalo yang berhubungan dengan hal sesensitif AGAMA, tidak akan pernah ada toleransi bagi anda karena ini hubungannya sama Tuhan yang kuasanya jauh lebih besar dari anda.  Silahkan saja anda buat film sesuai kondisi riil tanpa perlu asbun pake bawa kota Padang. Ok sekarang anda mungkin tuduh kami tidak bhineka tunggal ika karena memaksakan orang Minang itu harus beragama Islam, hello…yang buat kami begini nenek buyut kami bukan ujug-ujug kami sendiri. Hargailah nilai-nilai agama yang sudah tertancap dalam di adat istiadat kami. Adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah (Al-qur’an). Pondasi adat istiadat Minangkabau sumbernya Al-qur’an, kitab suci umat Islam.

Buatlah film yang bisa jadi penyejuk banyak orang or setidaknya yang gak bikin marah orang. Saya sebagai orang Padang marah dengan interpretasi gadis Padang katolik khayalan anda dan hampir semua orang Padang yang saya temui mengutuk karya anda. Karya absurd anda telah sukses membuat anda diboikot sebagian penonton yang bersuku Minang termasuk saya. Congrats!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s