Lain ladang lain belalang, lain lubuk lain ikannya ^_^ Padang – Bandung – Jakarta

QS an-Nuur:31 yang artinya “Dan katakanlah (hai Muhammad) kepada wanita-wanita yang beriman, “Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya…” (http://quran.com/24/31)

Dari Abu Hurairah r.a., Nabi saw bersabda : “Tercatat atas anak Adam nasibnya dari perzinaan dan dia pasti mengalaminya. Kedua mata zinanya melihat, kedua telinga zinanya mendengar, lidah zinanya berbicara, tangan zinanya memegang dengan keras, kaki zinanya melangkah (berjalan) dan hati yang berhasrat dan berharap. Semua itu dibenarkan (direalisir) oleh kemaluan atau didustakannya (digagalkannya).” (HR Bukhari)

Pertama kali saya merasakan tinggal tidak di rumah sendiri atau lebih tepatnya menyewa paviliun yaitu pada saat pertama kali hijrah ke kota Bandung tahun 2004. Namun karena kontrakan si pemilik paviliun habis saya pun harus pindah ke yang namanya kos-kosan.

Kosan pertama, masih banyak tamu2 laki-laki tak diundang dan ribut pula. Kosan kedua, sama saja malah tamu laki-laki bebas lalu lalang ke kamar tetangga kosan sehingga sama tidak nyamannya dengan kos pertama. Kosan ketiga dan terakhir di Bandung, nah inilah kosan yang bebas dari yang namanya laki-laki asing karena si pemilik rumah tegas dan tetangga kosan pun anak baik-baik semua. Jadi saya betah.

Pindah ke Jakarta, kosan pertama cukup nyaman karena = kosan terakhir di Bandung, bebas laki-laki asing. Namun karena jauh dari kantor, kamar kecil dan panas, air suka mati akhirnya pindah lah ke kosan kedua (sekarang). Kekurangan kosan ini satu saja, pemilik kos tidak komit dan tegas dengan yang namanya batas tempat dan jam bertamu laki-laki. Jadi setiap hari ada 1-2 kamar yang sudah jadi basecamp para tetamu laki-laki asing yang banyak ini. Jam bertamu mereka pun jam 9 malam ke atas. Sungguh inconsiderate dan kurang peka. Harusnya kita sebagai wanita, apapun agama kita, bisa menjaga etika yang satu ini. Kamar menurut saya daerah paling privacy bagi wanita. Kalo kamar ini boleh saja bebas dimasuki laki2 asing menurut saya wanita kurang bijak menjaga sesuatu yang wajib dia jaga kerahasiaannya. Entah mungkin saya berpendapat begini karena saya muslimah dimana adab pergaulan dengan laki-laki yang bukan mahram tidak bisa sembarangan seperti orang-orang Jakarta ini.

Sungguh sulit hidup bersama-sama dengan orang yang jauh berbeda pola pikirnya dengan kita ūüôā

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s