Ujian dari Allah yang Sesungguhnya

Usaha.. Kalau dirintis dengan keikhlasan mengharap rejeki yang halal dari Allah.. Inshaallah Allah akan bukakan jalanNya..

Allah akan pertemukan kita dengan suplier yang cocok.. Allah akan pertemukan kita dengan customer yang baik.. Allah akan pertemukan kita dengan teman2 reseller yang baik… Apa sih yang susah bagi Allah?

Jadi tak mengapa dalam doa kita sematkan Ya Allah berilah kami rizki yang halal dan baik.. Berikanlah keberkahan pada usaha ini.. Jangan sampai usaha kami ini malah melalaikan kami dari mengingat Mu ya Rabb.. Jangan sampai lancarnya usaha ini malah memperjauh kami dari dzikr mengingat Mu ya Rabb..
Karena di saat kita diberi segala kenikmatan… Di situlah ujian dari Allah sesungguhnya.. Apakah kita malah terlena dengan kenikmatan itu dan menjadi lalai dari mengingat si pemberi nikmat tersebut… ? Atau kita malah semakin tebal iman dan bertambah2 cinta kita kepadaNya?

Sejatinya kenikmatan itu menjadi cambuk bagi kita untuk lebih berterima kasih lagi kepada Allah. Cambuk untuk kita membalas segala kemurahan Allah dengan memperbaiki ibadah, memperbanyak sedekah, menebarkan energi positif dengan berdakwah bagi orang sekitar bahwa ini lho bukti kasih sayang Allah itu. Kalau kamu dekat ke Allah, Allah ga akan meninggalkanmu.. Allah ga akan melupakanmu.. Allah ga akan menyia2kanmu..

Apa kamu masih ragu dengan apa yang Allah bisa perbuat untukmu dan masih setengah hati dalam beribadah..? Masih setengah hati dalam bermunajat kepada Allah..? Padahal bukti kasih sayang Allah itu terpampang nyata di sekitar kita.. Di teman-teman kita.. Dan Allah tidak pernah pilih kasih.. Siapa yang bertakwa pasti akan Allah pelihara.. Akan Allah cukupkan.. Akan Allah tenangkan jiwanya… Ga ada judulnya deh orang yang dekat dengan Allah bakal merasakan yang namanya stress apalagi baper… Karena semua masalah sudah dia “percayakan” ke Allah.. Dia tau hanya Allah lah sebaik2 pemberi solusi dalam masalah…

Tulisan ini sebenarnya reminder bagi penulis sendiri baik di saat susah maupun senang..

Apapun kondisi penulis, semoga penulis selalu menjaga kedekatan dengan Allah..

Advertisements