Tahap Sempurnanya Iman

Tahap sempurnanya iman, dimulai dari yg paling mudah, berhasil.. : 1. melawan nafsu diri sendiri 2. melawan bisikan syaithon 3. melawan orang kafir 4. melawan orang munafik 5. melawan kedengkian sesama muslim Nah mungkin ada orang yang ingin “lompat pagar”, belum mampu menaklukan hawa nafsunya sendiri atau bisikan syaithon tapi sudah merasa bisa melawan orang […]

Jagalah Islam Lewat Akhlakย 

Jaman Nabi dulu ilmu agama Islam membuat yang hatinya kasar jadi lembut. Jaman skg kok ada yg terbalik ya.. Ngakunya sih ahlus sunnah wal jamaah tapi akhlaknya beuh.. bikin syaithon ketawa bahagia mgkn…๐Ÿ˜ด๐Ÿ˜ด๐Ÿ˜•๐Ÿ˜• Coba luruskan lagi niat menuntut ilmunya bukan untuk mengharap pujian orang, niatkan juga untuk bisa memperbaiki akhlak dan lisan kita. Menjadi semakin […]

Keberanian Rakyat Palestina

Keberanian Rakyat Palestina Bayangkan di Indonesia ada Israel.. yang setiap hari ada di setiap sudut kota kita berjaga-jaga.. Dengan pakaian full tempur seolah2 kita juga bersenjata… Padahal kita hanya rakyat biasa dengan tangan kosong tanpa senjata.. Tentara/polisi tersebut bisa setiap saat menangkap atau langsung membunuh kita di tempat tanpa alasan.. Tapi jika itu terjadi pada […]

Sedekah dan Pedagang

Enaknya jadi pedagang/wirausahawan itu bisa bersedekah tanpa batas tertentu. Karena pendapatan kita ga nentu, sedekah pun nominalnya suka-suka kita. Kalau pegawai tentu limit maksimal sedekah = gaji or pendapatan bulanan. Kalau pedagang? Mau sedekahkan semua saldo yang ada di tabungan mah hayuk aja…๐Ÿ˜… Ada yang berani? Saya belum sampai tahap itu. Tapi saya yakin ada […]

Muslim, Muslimah dan Entertainment Korea

Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam juga bersabda,
ุงุถู’ู…ูŽู†ููˆุง ู„ููŠ ุณูุชู‘ู‹ุง ู…ูู†ู’ ุฃูŽู†ู’ููุณููƒูู…ู’ ุฃูŽุถู’ู…ูŽู†ู’ ู„ูŽูƒูู…ู ุงู„ู’ุฌูŽู†ู‘ูŽุฉูŽ: ุงุตู’ุฏูู‚ููˆุง ุฅูุฐูŽุง ุญูŽุฏู‘ูŽุซู’ุชูู…ู’ุŒ ูˆูŽุฃูŽูˆู’ูููˆุง ุฅูุฐูŽุง ูˆูŽุนูŽุฏู’ุชูู…ู’ุŒ ูˆูŽุฃูŽุฏู‘ููˆุง ุฅูุฐูŽุง ุงุคู’ุชูู…ูู†ู’ุชูู…ู’ุŒ ูˆูŽุงุญู’ููŽุธููˆุง ููุฑููˆุฌูŽูƒูู…ู’ุŒ ูˆูŽุบูุถู‘ููˆุง ุฃูŽุจู’ุตูŽุงุฑูŽูƒูู…ู’ุŒ ูˆูŽูƒููู‘ููˆุง ุฃูŽูŠู’ุฏููŠูŽูƒูู…ู’
โ€Jaminlah aku dengan enam perkara, dan aku akan menjamin kalian dengan surga: jujurlah (jangan berdusta) jika kalian berbicara; tepatilah jika kalian berjanji; tunaikanlah jika kalian dipercaya (jangan berkhianat); peliharalah kemaluan kalian; tahanlah pandangan kalian; dan tahanlah kedua tangan kalian.โ€ (HR. Ahmad no. 22757. Dinilai hasan lighairihi oleh Syaikh Syuโ€™aib Al-Arnauth).

Beberapa hari yang lalu saya membuat status FB yang kira2 isinya begini :
“muslimah dan muslim yang baik keren itu tidak nonton drama korea, variety show korea dan kpop serta tayangan sejenis lainnya
tapi menggantinya dengan tayangan yang lebih bergizi dan bermanfaat
syukur2 yang bisa menambah keimanan+ilmu Islam
#notetomyself #pencintakoreajanganmarahya

#iagreetodisagree #hanyamengingatkanya..

#lunashutangmengingatkan.. ”
Jawabannya sesuai prediksi saya, beragam ada yg ijin share (tanda seide), ada yg kasih likes bahkan love dilikes nya (tanda setuju bgt), ada yg ga setuju dan mengemukakan alasan dan pembenaran atas kegemarannya, ada juga yg marah dan baper bahkan sempet2nya membully saya d status yg dia bikin spesial buat saya dan (bersama teman2nya) setelah saya klarifikasi langsung bahwa status itu bukan buat dia tapi buat semua yang baca akhirnya status berisi bully-an tersebut dihapus. Alhamdulillah.

(Lain kali kalo baca status orang kalo kita ga di tag jangan GR deh ya. Emang yang suka Korea situ aja.. Kan ada buanyaak faktanya ๐Ÿ˜‚.)

Kenapa saya spesifik menyebut Korea? Kenapa ga sinetron Indonesia, dll.

Karena Korea lah yang paling banyak diminati sebagian besar muslim dan muslimah Indonesia (dan juga negara lain).

Kalau ditanya apakah saya pernah menjadi pencinta korea? Jawabnya pernah.. ga hanya korea, anime2 jepang, drama2 jepang, serial asing sebangsa desperate housewives, CSI, Lie to me, criminal minds,Dexter dll ada panjang listnya kalau mau disebutkan satu2. Hobby itu berlaku dari tahun 2 kuliah sekitar 2005 inget banget judul drama pertama yg ditonton itu 1 litre of tears dan saya bener2 nangis nonton itu drama ๐Ÿ˜‚ hingga usia anak pertama menginjak setahun Awal 2016 (lama banget kan ya ketergantungannya).TAPI bagi saya semua itu masa lalu yang sudah dikubur dalam2. Saya sudah sadar itu tidak bermanfaat dan ingin hijrah ke tayangan yang lebih disukai oleh Big Boss saya yaitu Allah Swt. Kalo nggak bisa nonton yang Allah sukai seenggak nonton yang ga dibenci Allah deh.
Awal yang bikin saya berhenti siapa. Berhenti ketagihan korea itu saya analogikan orang berhenti merokok. Suami sayalah yang tidak suka melihat saya menonton korea awalnya. Bukan karena alasan syari or apa. He just simply hate seeing me watching  running man or infinity challenge at that time. Sekarang setelah saya tanya2 ulang apa alasan beliau melarang saya, jawabnya, budaya Korea itu terlalu berbeda dengan kita. Dengan Indonesia pada umumnya beda apalagi dengan Islam. Dia tidak mau pikiran saya jadi terpengaruh budaya orang Korea.
Setelah saya pikir2 iya juga ya. Saya kadang kalo nonton running man suka jengah ngeliat bintang tamu cewe yang muda n masih belia bisa bebas aja digendong dipunggung sama peserta running man yg laki2.  Skinship di Korea begitu murahnya berlaku. Belum pernah saya lihat variety Indonesia yang “separah” running man ini skinshipnya. Dimana laki-laki dan perempuan bebas aja pegang2an,peluk2an dalam game2 nya kadang saya sendiri yang ga nyaman ngelihatnya. Sambil berpikir, kok mau2nya cewe2 itu dipegang2 sembarangan gitu aja bahkan ada yg joged2, meliuk2an badan dengan jarak beberapa meter saja dari kumpulan lelaki.
Ya memang itulah budaya mereka. Itulah budaya entertainment Korea. Saya ga nyalahin orang Koreanya. saya nyalahin diri sendiri kok saya masih betah aja gitu nonton sesuatu yang dalam kehidupan sehari2 saya ga akan mungkin setuju itu terjadi baik kepada diri sendiri maupun keluarga dan teman2 saya.
Belum lagi kalau bahas drama. Ya drama tentu tergantung temanya. Namun apapun temanya. Bagi saya poinnya adalah : tontonan2 yang tidak ada nilainya bagi malaikat pencatat amal2 saya,apalagi durasinya cukup lama dan tiap endingnya selalu bikin penasaran dan menguras emosi, maka mending dari awal enggak ditonton sekalian. Mending saya cari yang lain. Bagi saya tayangan drama terlalu menguras banyak waktu saya di dunia ini ๐Ÿ˜‚. Min 1 episod 48-60 menit. Min 1 serial bisa 10-20 episod sampai tamat. Aduh rasanya kok terlalu banyak waktu “terbuang” yang sepatutnya bisa saya isi untuk bikin malaikat pencatat amal saya ini “bekerja”๐Ÿ˜‚. Logika saya begitu. Life is about choice. Jika kamu emang rela waktumu terbuang sekian menit untuk alasan fun or me time meski tak ada nilai ya silahkan. Itu hak masing2 cuma sayang aja gitu lho. Karena pilihan lain yang menyejukkan hati dan pikiran (khusus yang mau rileks) juga banyak yang sesuai syariat or seenggaknya yang ga melanggar syariat. .
“Ah ga usah terlalu dipikirin, kamu serius amat sih mikirnya. Yang penting kan selain itu lucu2 aja and FUN.”

Entahlah ya, berpikir or deep thinking itu emang kewajiban setiap muslim. Dan semenjak belajar agama hobby berpikir saya semakin menjadi2 dan semua masalah selalu saya hubungkan ke Agama dan ke Preferensi Allah.. Bagi saya Allah harus ada sebagai alasan dalam setiap tindakan termasuk mencari hiburan yang Allah juga suka or setidaknya yang tidak dibenci-Nya.
Sejak 2016 saya berhenti dengan alasan suami. Namun saat ini saya berhenti atas keinginan sendiri. Mungkin orang2 yang masih menikmati dan mencintai tayangan2 korea akan ilfeel dan sinis kepada saya. Tapi saya tetap doakan semoga dimudahkan untuk hijrah ke tontonan yang lebih aman buat seorang muslim. Kalau ga sekarang mungkin beberapa tahun yang akan datang bakal bosen sendiri ๐Ÿ˜‚.

Atau sehabis baca ini bertekad mengurangi merokok eh menonton tayangan gak bermanfaat #peace
Tapi realitanya memang kita diciptakan di Bumi ini untuk menyembah Allah. Dan salah satu wujud bukti kita tunduk kepadanya ya mungkin dengan menjadikan Dia alasan dari setiap kegiatan. Itupun saya masih belajar. Saya masih banyak kekurangan namun satu tekad saya yang pasti yaitu meninggalkan kegiatan2 tak bermanfaat bahkan melalaikan. Agar sikap meninggalkan yang tidak bermanfaat itu semua, bisa jadi alasan saya untuk boleh ikutan ngantri masuk Surga di hadapan Allah kelak.๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜ƒ
Bogor 7 Juli 2017

WAHABI SALAFI SUNNI SYIAH DLL..

Ada apa ini kok banyak banget golongan2 dalam Islam sekarang yah. Belum lagi kumpulan orang-orang yang saling nyinyir menganggap golongan ini atau itu berbahaya. Bla..bla..bla.. Kalau saya baru percaya sebuah ajaran berbahaya atau nggak setelah membaca/mendengar dakwah dari yang bersangkutan. BUKAN DARI teriakan orang-orang nyinyir yang mungkin saja hanya latah ikut-ikutan yang lain tanpa paham dulu apa yang dia sebarkan.

Misalnya ada yang teriak nyinyir suatu kelompok sesat. Kenali dulu yang ngomong itu bagaimana track recordnya. Apakah sepanjang karirnya kerjanya bilang orang lain sesat terus atau dia lebih sering mendakwahkan ilmu agama itu sendiri. Dan apakah ilmu yang dia sampaikan itu benar atau berbau kesesatan juga? Sering saya lihat orang yang paling nyinyir bilang kelompok lain sesat ternyata juga dibarengi dakwah ajaran-ajaran menyimpang. Nah lho? Maling teriak maling kalau gitu. Terus dengan seenaknya mencatut Nabi Muhammad SAW ‘sering’ melaksanakan ibadah sesat yang dia ‘klaim’ sunnah tersebut.

Pada dasarnya tidak ada yang namanya Wahabi/Salafi/Sunni/Syiah. Namun kelompok yang membenci Islam itu sendiri sengaja memberi ‘cap’ atau ‘penamaan’ bagi kelompok yang mempelajari Islam.Agar Islam tetap terpecah-pecah dan saling memperdebatkan perbedaan bukan mencari sebanyak mungkin persamaan.

Islam itu sangat simple yaitu bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah. Konsekuensi dari 2 kalimat syahadat ini tidak main-main. Yaitu melaksanakan semua perintah Allah yang tertuang dalam Al-qur’an dan tuntunan Nabi SAW berupa hadits shahih. Menjauhi semua larangan yang telah diberitahukan Allah lewat Al-qur’an dan juga hadist Nabi SAW yang shahih.

Namun ada yang ‘menganggap kuno’ ajaran Al-qur’an dan Hadits tersebut. Sehingga adaย kita temukan orang yang mengaku Islam namun kehidupan sehari-hari amat jauh dari tuntunanย Al-qur’an dan Hadits. Karena mereka sudah enggan menggunakan kedua sumber ini sebagai referensi dan lebih cenderung mengikuti apa yang terbetik di hati dan pikiran saja. Lebih parahnya lagi kalau malah mengikuti contoh yang sesat (tanpa sadar yang diikutinya itu sesat).

So jangan mudah percaya ya kalau ketemu orang yang tiba-tiba dengan semangat berapi-api mengaku ‘berdakwah’ aliran A sesat atau aliran B berbahaya. Pelajari dulu dengan tenang dan cermat dari sumber yang benar (jangan dari sumber yang sesat pula!). Agar kita tidak mudah terbawa arus fitnah golongan yang ingin memecah belah umat Islam.

Padamkan Lampu Jika Hendak Tidur

Hikmah Medis di Balik Hadits โ€œPadamkan Lampu Jika Hendak Tidurโ€

“Padamkanlah lampu di malam hari apabila kamu akan tidur, tutuplah pintu, tutuplah rapat-rapat bejana-bejana dan tutuplah makanan dan minuman” (HR.Muttafaq’alaih).

Rasulullah mensabdakan itu lebih dari 14 abad yang lalu. Ternyata, di abad modern ini baru diketahui manfaat medis dari tuntunan Rasulullah untuk memadamkan lampu ketika hendak tidur.

Seperti ditulis Ustadz Yusuf Mansur, ahli biologi Joan Robert mengungkapkan bahwa tubuh baru bisa memproduksi hormon melatonin ketika tidak ada cahaya. Hormon melatonin ini adalah salah satu hormon kekebalan tubuh yang mampu memerangi dan mencegah berbagai penyakit, termasuk kanker payudara dan kanker prostat. Orang yang tidur dalam kondisi gelap, maka tubuhnya bisa memproduksi hormon ini.

Sebaliknya, tidur dengan lampu menyala di malam hari, sekecil apapun sinarnya menyebabkan produksi hormon melatonin terhenti..

Pentingnya tidur di malam hari dengan mematikan lampu juga diteliti oleh para ilmuwan dari Inggris. Peneliti menemukan bahwa ketika cahaya dihidupkan pada malam hari, bisa memicu ekpresi berlebihan dari sel-sel yang dikaitkan dengan pembentukan sel kanker.

Sebuah konferensi tentang anak penderita leukimia yang diadakan di London juga menyatakan bahwa orang bisa menderita kanker akibat terlalu lama memakai lampu waktu tidur di malam hari dibandingkan dengan yang tidak pernah memakai lampu waktu tidur.

Subhanallah… demikian luar biasa tuntunan Rasulullah. Setelah berabad-abad, hikmah medisnya baru terugkap. Wallahu aโ€™lam bish shawab.

Catt:
Kalau saya semenjak menikah baru tau (dari suami) kalo udah menjelang maghrib, semua pintu dan jendela sudah harus ditutup. Makanan dan minuman ditutup. Bejana/ baskom penampung air ditutup. WC duduk juga ditutup. Karena pas Magrib itu syetan mencari tempat untuk tinggal. Oiya pas nutup pintu dan jendela jangan lupa baca Bismillah atau kalau perlu baca Ayat Kursi agar rumah terlindung dari syetan yang lagi cari tempat tinggal.